Senin, 20 Januari 2014

Terimakasih bijaksana, kita



#rumahira, menemukan rumah yang sepertimu itu seperti bertemu denganmu tanpa sengaja, ada canggung yang terlipat-lipat dan tergesa kusembunyikan, ada teduh yang lekat-lekat, dan sungguh sederhana, apa adanya... 

Kamu tahu? Menemukan rumah itu seperti ditemukan jodoh yang ditunda-tunda ketemunya, kalau tidak karena provokasi seorang temen, mungkin aku tetap akan jadi pemuja rahasia band itu, kalau aku tidak menemukan jiwamu di sana mungkin aku tidak akan bersama dengan mereka-yang menjuluki dirinya Sheila gank. Jika mereka sudah kenal lama, pasti mereka tahu betapa aku menggandrungi band dari Yogyakarta ini. tapi itu nggak penting, karena sekali lagi, "band, musik adalah konsumsi telinga, selebihnya bonus," lupa saya siapa yang pernah bilang gini. :).

Tepat sejak album ke-2 lahir, sejak itu, seterusnya aku mengikuti walau tak dekat, mengagumi walau tak terlihat dan mendengarkan walau mp3-ku isinya bajakan lagu-lagu #sheila0n7. (dulu masih jaman kaset pita, ada beberapa, sayangnya udah pada raib kaset-kaset itu, ini lagi nabung2 buat nyicil CD original #SO7 semoga tahun ini bisa diborong, amiiin : ).

Apapun, itu aku, itu keluargaku, Sheila Gank Sumut...

twiter di: @SG_Sumut.

 

Jalan terus,
Terimakasih bijaksana, kita.


AnharOn7