Senin, 15 April 2013

Perempuan Hujan

 
doc. @ardamahira
:: Dimanapun kau meringkuk, dengan atau tanpa selimut hangat, harapku sudah reda bening itu, harapku yang kau bawa ke mimpi adalah senyum yang tersudut manis di pipimu yang salju, yang kerapkali bersemu merah jambu...

Ijinkan aku menyimpannya, lembar-lembar yang basah, yang kini kubiarkan tergeletak acak di meja yang selalu berserak. Tanpamu, tiadamu, beranda ini terlihat pucat-kusam, cat meja bundar semakin pudar warnanya.

Selalu, ada luka, tangis, rekah tawa dan sederhana di meja itu, di tiap gores-gores halusnya. Tiap kali menyentuhnya, kembali, terputar lagi, kenangan Antara Aku, Kau & Hujan...

Selamat tidur, Perempuan Hujan...